Kanker Serviks

Kanker Serviks, Gejala dan Pengobatannya

Kanker Serviks dan Gejalanya

Kanker serviks atau kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit yang mematikan bagi wanita dan WHO telah mencatat bahwa ada ribuan wanita meninggal setiap tahunnya karena menderita kanker tersebut. Penderita kanker ini di dunia adalah sepertiga dibandingkan jenis-jenis kanker lainnya. oleh karena itu, tidak heran bahwa penyakit ini merupakan salah satu jenis kanker yang paling mematikan di dunia. Ada banyak sekali hal-hal yang bisa menyebabkan penyakit tersebut dan sebaiknya hal-hal tersebut diperhatikan agar wanita lebih bisa menjaga diri. jadi, wanita patut waspada terhadap penyakit yang mematikan ini dan hendaknya lebih waspada terhadap penyebab-penyebab dan gejalanya.

Kanker Serviks

Ada beberapa gejala yang bisa menjadi indikasi apakah seorang wanita terjangkit penyakit kanker serviks. Biasanya, pengidap kanker tersebut adalah wanita yang sudah bersuami dan salah satu gejala yang bisa mengindikasikan adalah timbulnya rasa sakit saat melakukan hubungan intim dan seringkali hal itu diikuti dengan adanya pendarahan. Selain itu, timbulnya keputihan yang tidak normal dan pendarahan yang berlebihan juga merupakan gejala adanya kanker tersebut. Pada daerah pinggul biasanya akan terasa sakit juga saat buang air kecil. Perhatikan juga saat menstruasi karena penderita kanker ini umumnya mengeluarkan darah dalam jumlah yang sangat banyak dan tidak normal. Jadi, pahamilah beberapa gejala tersebut agar Anda bisa melihat apakah ada indikasi Anda terjangkit penyakit yang mematikan tersebut.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa mengobati kanker, Baik dengan melakukan atau tanpa operasi. Untuk mereka yang punya banyak uang, terapi dan operasi biasanya dijalankan untuk bisa menghilangkan sel-sel kanker yang ada pada serviks. Akan tetapi, melakukan terapi kanker menimbulkan beberapa resiko karena adanya radiasi yang dilakukan secara berulang-ulang. Saat ini pengobatan alternatif pun banyak digunakan karena banyak orang yang berhasil sembuh dari penyakit tersebut melalui pengobatan alternatif tanpa operasi. Sebenarnya baik alternatif maupun operasi keduanya sama-sama bagus, namun akan lebih bagus lagi jika dilakukan pencegahan sehingga tubuh akan terhindar dari kanker serviks.

Comments are closed.