Malaria

Malaria dan Penyebabnya

Malaria, Gejala dan Penyebabnya

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk bernama Anopheles. Nyamuk tersebut adalah nyamuk betina yang terinfeksi oleh plasmodium sehingga gigitannya dapat menularkan infeksi yang ada pada nyamuk tersebut. Penyakit ini juga dapat ditularkan melalui beberapa hal lain selain gigitan nyamuk, yaitu transplantasi organ, transfusi darah dan terkena jarum suntik yang sudah terkontaminasi oleh infeksi. Jadi, sebaiknya lebih berhati-hati lagi karena penyakit ini dapat ditularkan dengan berbagai cara bukan hanya melalui gigitan nyamuk saja.

Malaria

Zat Plasmodium yang dibawa oleh nyamuk Anopeheles merupakan parasit yang didapatkan oleh nyamuk saat nyamuk tersebut terkena gigitan dan terinfeksi oleh parasit. Nyamuk yang terinfeksi akan terus membawa plasmodium selama satu minggu hingga nyamuk mendapatkan waktu makannya selanjutnya. Pada saat makan, nyamuk akan menggigit manusia dan di sinilah parasit tersebut akan berpindah ke dalam darah manusia. hasilnya, orang yang tergigit oleh nyamuk tersebut akan mengidap penyakit malaria. Ada beberapa jenis plasmodium yang menyebabkan penyakit ini, yaitu plasmodium ovale, plasmodium malariae, plasmodium falciparum dan plasmodium vivax. Plasmodium vivax merupakan jenis plasmodium yang paling sering ditemukan pada penderita penyakit ini. yang paling mematikan adalah plasmodium falciparum karena jenis parasit ini menyebabkan 90% kematian disebabkan oleh penyakit tersebut. Jadi, penyakit ini tergolong penyakit yang cukup berbahaya meskipun penyebabnya cukup sederhana.

Ada beberapa gejala yang mengindikasikan bahwa seseorang mengidap penyakit ini diantaranya adalah gejala-gejala yang ringan seperti demam, sakit kepala, muntah, mual, diare, menggigil, pegal-pegal dan adanya nyeri pada otot. Akan tetapi, pada stadium lanjut, penyakit ini dapat memberikan gejala yang berbeda. Stadium yang terjadi diantaranya adalah stadium dingin dan panas. Stadium dingin adalah dimana penderita merasa menggigil dan dingin yang luar biasa dengan denyut nadi yang lemah, namun cepat. Bibir akan kebiru-biruan, kulit menjadi kering dan penderita biasanya akan muntah selama 15 menit atau 1 jam sekali. Ada juga stadium panas dan stadium berkeringat yang perlu dipahami sebagai gejala-gejala penyakit malaria yang harus segera diantisipasi.

Comments are closed.